Tugas Mandiri Pertemuan 2

 Assalamualaikum wr.wb

Nama : Shafa Riandani

Kelas. : XII MIPA

Mapel : Biologi

Tgl.      : Kamis, 5 Agustus 2021


Berikut tugas nya :

Note : No. 4 Buat laporan hasil percobaan dengan referensi sumber-sumber yang relevan

Penyelesaian (jawaban) :

1. Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan sangat dipengaruhi oleh faktor dalam dan faktor luar tumbuhan. Apa itu faktor dalam dan apa saja faktor luar yang memengaruhi  pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan

Jawaban :


faktor-faktor pertumbuhan 
dan perkembangan tumbuhan!

1. Factor dalam (internal)

Faktor internal

Faktor  internal  merupakan  faktor  yang  melibatkan  hormon  dan  gen  yang  akan mengontrol  pertumbuhan  dan  perkembangan  tumbuhan.

• Gen

Gen adalah faktor penentu sifat-sifat yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Gen juga berperan dalam pengendalian metabolisme zat di dalam sel, misalnya proses sintesis protein. Protein merupakan komponen dasar penyusun tubuh makhluk hidup termasuk tumbuhan. Dengan demikian gen dapat mengatur pola pertumbuhan dengan cara menurunkan sifat-sifatnya dan sintesis-sintesis yang dikendalikannya.

• Hormon

Di  bawah  ini  merupakan macam-macam hormon pada tumbuhan.

  1. Auksin
  2. Giberelin
  3. Sitokinin
  4. Gas Etilen
  5. AsamAbsisat
  6. Kalin :
  • Rhizokalin: merangsang pembentukan akar.
  • Kaulokalin: merangsang pembentukan batang.
  • Anthokalin: merangsang pembentukan bunga.
  • Filokalin: merangsang pembentukan daun.

Faktor dalam (internal) yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman meliputi 
faktor genetis dan fitohormon. Gen merupakan faktor hereditas atau pembawa sifat 
yang terdapat dalam tubuh tanaman.
Faktor ini sangat berperanan dalam mengatur pertumbuhan dan perkembangan 
tanaman. 
Selain faktor genetis, faktor internal yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan 
perkembangan tanaman adalah zat pengatur tumbuh yang disebut fitohormon. 
Hormon pertumbuhan merupakan zat organik yang dihasilkan oleh jaringan 
tertentu dan diedarkan ke jaringan lainnya, yang dalam jumlah sedikit dapat 
mempengaruhi pertumbuhan tumbuhan. Fitohormon adalah sekumpulan zat yang 
membantu pertumbuhan, sering disebut sebagai zat penumbuh atau hormon 
pertumbuhan. Hormon pertumbuhan pada tumbuhan ada bermacam-macam 
diantaranya (1) auksin; (2) giberelin (3)sitokinin; (4) asam absisat, (5) etilen
Hormon pertumbuhan
Hormon pertumbuhan bertugas memacu atau merangsang bagian tertentu untuk 
melakukan pembelahan sel agar tumbuhan semakin besar. Hormon yang utama 
yaitu :

a. Auksin (Bahasa Yunani Auxein = meningkatkan)
Banyak terdapat di ujung-ujung koleoptil, atau ujung-ujung tunas
Diketahui sebagai senyawa Asam Indol Asetat (AIA) atau Indol Acetic Acid 
(IAA). Kerjanya akan efektif bila tak ada cahaya.
Bekerja mempengaruhi/mempercepat proses pembelahan sel-sel meristem di 
ujung-ujung tunas (batang dan akar)
Dengan sifat auksin ini, tumbuhan dapat tumbuh sangat cepat ditempat gelap 
(etiolasi). Dalam percobaan dilaboratorium, auksin juga memacu pertumbuhan 
daun, bunga, buah dan batang rerumputan dan kelompok cemara. Sifat auksin 
ini digunakan oleh para petani buah untuk merangsang bunga menjadi buah 
tanpa pembuahan terlebih dahulu, sehingga kini muncul jenis buah tanpa biji, 
seperti semangka, jeruk, dan durian. Proses pembentukan buah tanpa 
pembuahan ini disebut Partenokarpi. Auksin juga dipakai untuk memacu 
tumbuhnya akar pada batang-batang stek.

B-Friend mengapa tanaman tumbuh bisa melengkung ? apa penyebabnya?
B-Friend yang hebat, kuncup apikal yang sedang tumbuh menghasilkan 
hormon auksin. Sementara itu, kerja auksin dihambat oleh adanya cahaya. 
Apabila sebagian kuncup apikal diarahkan pada cahaya matahari, akan terjadi 
pengangkutan auksin dari bagian yang terkena cahaya ke bagian yang 
terlindung dari cahaya. Pada keadaan demikian, auksin akan merangsang 
pertumbuhan selsel pada bagian yang terlindung tersebut.
Pada saat yang bersamaan, pertumbuhan selsel pada bagian yang terkena 
cahaya matahari akan terhambat karena konsentrasi auksin yang rendah. 
Akibatnya, batang akan tumbuh melengkung ke arah datangnya cahaya 
matahari


b. Giberelin (Dari kata Gibbrela fujijuroi)
Gibberella fujikuroi adalah jamur yang menghasilkan hormon giberelin. Secara 
liar, Gibberella fujikuroi menginjeksikan tanaman lain dan mengeluarkan ekstrak 
giberelin. Akibatnya tanaman inang tumbuh raksasa.
Setelah ditemukan pada Gibberela fujikuroi sebanyak 25 macam senyawa 
giberelin, ternyata ditemukan pula 73 macam lainnya pada tumbuhan tinggi. 
Giberelin dapat mempercepat tumbuhnya tunas, dan mempercepat perbungaan 
(vernalisasi), yang berarti mempercepat pembuahan. Sekarang dapat ditemukan 
produk buah-buahan melimpah sebelum musimnya. Ini berkat penggunaan 
giberelin oleh para petani buah diluar musim berbuah.
Didunia pertanian, giberelin banyak dimanfaatkan karena fungsinya yang 
istimewa, antara lain
 Digunakan untuk partenokarpi, menghasilkan buah tanpa biji.
 Mempercepat penuaan daun (sayuran) dan buah (Jeruk)
 Memacu pertumbuhan padang rumput untuk ternak.
 Menyebabkan gerombol buah anggur lebih panjang.
 Anggur tahan cendawan
 Mendorong produksi benih
 Oleh pembuat bir digunakan untuk mempercepat proses pembuatan malt
 Merenyahkan tangkai daun seledri
 Meningkatkan tanaman tebu dan produksi gulanya.

c. Sitokinin
Dinamakan sitoinin karena memacu sitokinesis (Pembelahan plasma sel). 
Sitokinin terdpat dijaringan pembuluh berbagai jenis tumbuhan. Sitokinin 
ditemukan pula pada endosperma cair buah kelapa muda, kapang, bakteri, dan 
bahkan hewan primata, lumut, ganggang coklat, ganggang merah, pinus, dan 
diatom.
Sitokinin paling banyak terdapat disekitar biji muda, buah muda, dan tunas 
daun, serta ujung akar. Didunia pertanian, sitokinin diperlukan untuk:
 Pertumbuhan pada kultur jaringan
 Menunda penuaan bagian tubuh tumbuhan
 Memacu pembesaran sel-sel keping biji dan sel daun dikotil.
 Memacu perkembangan kloroplas dan sintesis klorofil

d. Asam Absisat
Musim dingin atau masa kering merupakan waktu dimana tanaman beradaptasi 
menjadi dorman (penundaan pertumbuhan). Pada saat itu, ABA yang dihasilkan 
oleh kuncup menghambat pembelahan sel pada jaringan meristem apikal dan 
pada cambium pembuluh sehingga menunda pertumbuhan primer maupun 
sekunder. ABA juga memberi sinyal pada kuncup untuk membentuk sisik yang 
akan melindungi kuncup dari kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan. 
Dinamai dengan asam absisat karena diketahui bahwa ZPT ini menyebabkan 
absisi/rontoknya daun tumbuhan pada musim gugur. Nama tersebut telah
popular walaupun para peneliti tidak pernah membuktikan kalau ABA terlibat 
dalam gugurnya daun.
Pada kehidupan suatu tumbuhan, merupakan hal yang menguntungkan untuk 
menunda/menghentikan pertumbuhan sementara. Dormansi biji sangat 
penting terutama bagi tumbuhan setahun di daerah gurun atau daerah 
semiarid, karena proses perkecambahan dengan suplai air terbatas akan 
mengakibatkan kematian.Sejumlah faktor lingkungan diketahui mempengaruhi 
dormansi biji, tetapi pada banyak tanaman ABA tampaknya bertindak sebagai 
penghambat utama perkecambahan. Biji-biji tanaman setahun tetap dorman di 
dalam tanah sampai air hujan mencuci ABA keluar dari biji.
Peranan Asam Absisat (ABA)
 Dormansi Biji
 Menahan cekaman kekeringan
 Asam absisat menginduksi dormansi pada biji. Ketika mekanisme kerjanya 
terblokir, dalam hal ini, dengan mutasi yang menyebabkan faktor 
transkripsi yang mengatur asam absisat, menyebabkan perkecambahan 
sebelum waktunya.

e. Etilen
Buah-buahan terutama yang sudah tua melepaskan gas yang disebut etilen. 
Etilen disintesis oleh tumbuhan dan menyebabkan proses pemasakan yang 
lebih cepat. Selain etilen yang dihasilkan oleh tumbuhan, terdapat etilen 
sintetik, yaitu etepon (asam 2-kloroetifosfonat).Etilen sintetik ini sering 
digunakan para pedagang untuk mempercepat pemasakan buah. Selain 
memacu pematangan, etilen juga memacu perkecambahan biji, menebalkan 
batang, mendorong gugurnya daun, dan menghambat pemanjangan batang 
kecambah. Selain itu, etilen menunda pembungaan, menurunkan dominansi 
apikal dan inisiasi akar, dan menghambat pemanjangan batang kecambah.

f. Kalin:
Kalin adalah hormon yang merangsang pembentukan organ tubuh.
Berdasarkan organ yang dibentuknya, kalin dibedakan atas:
Kaulokalin : merangsang pembentukan batang 
Rhyzokalin : merangsang pembentukan akar. Sekarang telah diketahui bahwa 
rhyzokalin identik dengan vitamin B1 (thiamin) 
Filokalin : merangsang pembentukan daun 
Antokalin : merangsang pembentukan bunga

g. Asam traumalin :
Batang atau akar tumbuhan dapat mengalami luka. 
Tumbuhan memiliki kemampuan untuk memperbaiki bagian yang luka, 
disebut daya restitusi atau regenerasi. 
Peristiwa ini terjadi dengan bantuan hormon luka atau kambium luka atau 
asam traumalin. 
Lukaluka yang terjadi dapat tertutup kembali dengan membentuk jaringan 
kalus dan jaringan yang rusak dapat diganti dengan yang baru. 
Bahkan dari luka pada bagian tertentu dari tubuh tumbuhan dapat tumbuh 
tunas baru.

2. Faktor Luar(eksternal)
Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan 
merupakan faktor yang berasal dari luar tubuh tumbuhan. Faktor eksternal 
tersebut antara lain (nutrisi , cahaya, suhu, kelembapan dan aerasi.)

a. Nutrisi
 Nutrisi adalah unsur makronutrien dan mikronutrien, misalnya karbondioksida.
Nutrisi diperlukan sebagai sumber energi dan sebagai penyusun komponen-
komponen sel bagi pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Apabila suatu unsur tidak dapat tercukupi, tanaman akan mengalami defisiensi . 
Defisiensi suatu unsur akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan 
tanaman terganggu.

Defisiensi nitrogen 
 menyebabkan tumbuhan tumbuh jelek dan berwarna hijau muda. 
Permukaan daun bagian bawah berwarna kuning atau cokelat muda dan 
batang pendek serta kurus 

 Defisiensi potasium (kalium) 
 menyebabkan tumbuhan memiliki tunas yang kecil dan ujungujung daun 
mudanya mati. Daun yang lebih tua memperlihatkan gejala klorosis dengan 
ujung pinggirnya mengering dan berwarna kecokelatan. Pada pinggir daun 
biasanya terdapat banyak bercak cokelat 

 Defisiensi fosfor 
 menyebabkan tumbuhan tumbuh jelek dengan daun berwarna hijau kebiruan. Bagian bawah daun kadang berwarna seperti karat dengan 
bercak ungu atau cokelat 

 Defisiensi magnesium akan menunjukkan gejala klorosis (daun tidak 
berwarna hijau karena kekurangan klorofil). Hal itu terjadi karena 
magnesium diperlukan untuk pembentukan klorofl.

b. Cahaya
Cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. 
Tanaman sangat membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis. Namun 
keberadaan cahaya ternyata dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan 
karena cahaya dapat merusak hormon auksin yang terdapat pada ujung batang.
Selain nutrisi, cahaya dan air juga memiliki fungsinya sendiri sebagai faktor 
eksternal dalam perkembangan sebuah tumbuhan.
Lamanya penyinaran dapat direspon oleh tumbuhan dengan berbeda-beda
Respon tumbuhan terhadap lama waktu terang (siang) dan gelap (malam) 
setiap harinya disebut dengan foto periodisme.
Interval penyinaran sehari-hari terhadap tumbuhan mempengaruhi proses 
pembungaan. 
 Lama siang hari di daerah tropis kira-kira 12 jam.
 Sedangkan, di daerah yang memiliki empat musim dapat mencapai 16 - 20 
jam.
 Fotoperiodisme dipengaruhi oleh fitokrom (pigmen penyerap cahaya).
 Fotoperiodisme menjelaskan mengapa pada spesies tertentu biasanya 
berbunga serempak.
 Tumbuhan yang berbunga bersamaan ini sangat menguntungkan, karena 
memberi kesempatan terjadinya penyerbukan silang.

c. Suhu
Suhu memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan perkembangan 
tanaman. Enzim merupakan senyawa protein yang dapat berperan sebagai 
katalisator dalam reaksireaksi kimia di dalam sel.
Enzim hanya dapat bekerja secara optimal jika suhunya optimal.
Peran suhu terhadap transpirasi, jika suhu naik, transpirasi meningkat, sehingga 
tanaman kekurangan air dan hal ini akan mengganggu pertumbuhan

d. Kelembaban
Berpengaruh terhadap laju penguapan atau transpirasi, Jika kelembapan rendah, 
laju transpirasi meningkat sehingga penyerapan air dan zatzat mineral juga 
meningkat, Hal itu akan meningkatkan ketersediaan nutrisi untuk pertumbuhan 
tanaman

e. Aerasi
Kandungan oksigen di dalam tanah, dipergunakan untuk aerasi pada akar, jika 
kandungan oksigen cukup maka aerasinya baik dan hal ini bermanfaat dalam 
perkembangan selsel akar dan juga berguna untuk membantu penyerapan 
nutrisi


2. Cahaya diperlukan untuk melakukan proses fotosintesis, namun disisi lain cahaya merupakan faktor yang menghambat pertumbuhan. Jelaskan pernyataan tersebut !

Jawab : 

Hal ini karena cahaya dapat memicu difusi auksin ke bagian lain yang tidak terkena cahaya. 
Cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup. 
Tanaman sangat membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis. Namun 
keberadaan cahaya ternyata dapat menghambat pertumbuhan tumbuhan 
karena cahaya dapat merusak hormon auksin yang terdapat pada ujung batang


3. Membengkoknya batang tanaman yang tumbuh dapat disebabkan oleh faktor hormon dan cahaya pada tanaman. Bagaimana proses tersebut dapat terjadi? Jelaskan dengan singkat

Jawab :

Membengkoknya batang tumbuhan ke arah sumber cahaya disebabkan adanya perbedaan konsentrasi auksin. Pada daerah gelap, konsentrasi auksin lebih tinggi sehingga sel akan memanjang lebih cepat dibandingkan dengan kecepatan pemanjangan sel di daerah yang lebih terang . Oleh karena pemanjangan yang tidak seimbang dari kedua sisi batang ini, batang menjadi bengkok.


B-Friend mengapa tanaman tumbuh bisa melengkung ? apa penyebabnya?
B-Friend yang hebat, kuncup apikal yang sedang tumbuh menghasilkan 
hormon auksin. Sementara itu, kerja auksin dihambat oleh adanya cahaya. 
Apabila sebagian kuncup apikal diarahkan pada cahaya matahari, akan terjadi 
pengangkutan auksin dari bagian yang terkena cahaya ke bagian yang 
terlindung dari cahaya. Pada keadaan demikian, auksin akan merangsang 
pertumbuhan selsel pada bagian yang terlindung tersebut.
Pada saat yang bersamaan, pertumbuhan selsel pada bagian yang terkena 
cahaya matahari akan terhambat karena konsentrasi auksin yang rendah. 
Akibatnya, batang akan tumbuh melengkung ke arah datangnya cahaya 
matahari

4. Silahkan lakukan percobaan mandiri tentang faktor luar (faktor cahaya) yang memengaruhi pertumbuhan dan buat laporan hasil percobaannya.

Jawab : https://shafariandanibiologi.blogspot.com/2021/08/laporan-praktikum-pengaruh-cahaya.html









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Praktikum Pengaruh Cahaya terhadap pertumbuhan