Evaluasi Pertumbuhan dan Perkembangan tumbuhan
Assalamualaikum wr.wb
Jawaban :
Nama. : Shafa Riandani
Kelas. : 12 MIPA
Materi : Pertumbuhan dan Perkembangan tumbuhan
Berikut soalnya dalam Pilihan ganda dan jawabannya disertai analisis Anda, Mengapa Anda memilih jawaban tersebut.
Jawaban :
Pilihan Ganda.
1. Pertumbuhan adalah perubahan yang bersifat kuantitatif sehingga dapat diamati dengan mudah. Gejala berikut ini yang tidak menunjukkan gejala pertumbuhan adalah...
Jawaban : D. Muncul bunga
Pembahasan : Pertumbuhan merupakan proses bertambahnya tinggi, volume, atau massa tubuh pada
makhluk hidup yang bersifat kuantitatif (bisa diukur dan dihitung dengan angka).
pertumbuhan sangat identik dengan pertambahan ukuran. Contohnya seperti pada pertambahan panjang batang, pertambahan akar, pelebaran daun, serta pembesaran buah.
Munculnya bunga merupakan ciri apabila suatu tumbuhan telah dewasa. Proses menuju kedewasaan ini disebut dengan perkembangan.
2. Pola Perkecambahan seperti pada gambar berikut terjadi peristiwa...
Jawaban : C. Plumula dan Kotiledon muncul ke permukaan tanah
Pembahasan : Perkecambahan epigeal terjadi ketika hipokotil memanjang yang mengakibatkan plumula (calon daun) dan kotiledon muncul ke permukaan tanah. Munculnya kotiledon ke atas permukaan tanah, memungkinkan kotiledon untuk berfotosintesis sebagai pengganti daun yang belum terbentuk. Perkecambahan ini terjadi pada kacang hijau.
Tipe perkecambahan epigeal ditandai dengan hipokotil yang tumbuh memanjang sehingga plumula dan kotiledon terangkat ke atas (permukaan tanah). Kotiledon dapat melakukan fotosintesis selama daun belum terbentuk.
Contoh tumbuhan ini adalah kacang hijau, kedelai, bunga matahari dan kacang tanah. Organ pertama yang muncul ketika biji berkecambah adalah radikula. Radikula ini kemudian akan tumbuh menembus permukaan tanah.
Untuk tanaman dikotil yang dirangsang dengan cahaya, ruas batang hipokotil akan tumbuh lurus ke permukaan tanah mengangkat kotiledon dan epikotil. Epikotil akan memunculkan daun pertama kemudian kotiledon akan rontok ketika cadangan makanan di dalamnya telah habis digunakan oleh embrio
3. Pertambahan diameter batang pada tumbuhan merupakan aktivitas...
Jawaban : E. Xilem dan Floem sekunder
Pembahasan :
1. Sel-sel kambium vaskuler terletak di antara xilem dan floem
2. Sel-sel kambium vaskuler melakukan pembelahan ke arah dalam membentuk
jaringan xilem sekunder dan ke arah luar membentuk jaringan floem sekunder
3. Pembelahan selsel kambium vaskuler menghasilkan pertambahan diameter
batang sehingga epedermis terkelupas/mati
Xilem sekunder dan floem sekunder inilah penyebab mengapa sebuah diameter batang tumbuhan bertambah besar. Pertumbuhan sekunder ini membentuk lingkaran tahun. Lingkaran tahun merupakan lapisan-lapisan xilem yang membesar dan mengeras.
4. Pertumbuhan primer yang terjadi pada batang berikut :
Tahapan yang terjadi pada gambar 1, 2 dan 3 adalah
Jawaban : D. Pembelahan, pemanjangan dan diferensiasi.
Pembahasan :
1). Pembelahan (Zona Pembelahan sel)
Tersusun oleh sel-sel meristem yang berbentuk kotak dan berukuran sangat
kecil. terdapat pada bagian ujung, di belakang tudung akar. Pada daerah ini
terdapat meristem primer dan meristem apikal dengan sel-sel yang aktif
membelah (meristematik). Meristem apikal merupakan pusat pembelahan sel.
Daerah pembelahan, berada di bagian ujung akar dan ujung batang
2). Pemanjangan (Zona Pemanjangan)
Tersusun atas sel-sel yang memiliki kemampuan untuk membesar dan
memanjang. Pembentangan sel di daerah ini akan mendorong akar untuk
menembus tanah
Daerah pemanjangan, terletak setelah daerah pembelahan. Di daerah ini, sel akan mengalami pemanjangan dan pembesaran. Akibatnya, tumbuhan pun akan menjadi lebih besar dari sebelumnya.
3.) Diferensiasi (Zona Pematangan)
Tersusun atas sel-sel yang mengalami proses diferensiasi, sehingga memiliki
struktur dan fungsi khusus. Epidermis pada daerah diferensiasi sudah
terdiferensiasi dan tumbuh bulu-bulu akar, xilem dan floem.
Daerah diferensiasi, daerah yang sel-selnya mengalami perubahan fungsi menjadi jaringan yang lebih kompleks. Seperti misalnya: epidermis, korteks, xylem, floem, dan sklerenkim,
Pembelahan sel dimulai sejak perkecambahan yang mengakhiri masa dormansi pada biji karena adanya air yang masuk kedalam biji sehingga mengaktifkan hormon giberelin. Setelah pembelahan mitosis dimulai, sel-sel tumbuhan akan mengalami pertumbuhan primer baik geotropisme positif/negatif dengan bantuan hormon auksin. Kemudian, batang yang telah menjalani pertumbuhan primer akan menjalani proses pertumbuhan sekunder dengan pertumuhan meluas yang selanjutnya akan berdiferensiasi untuk menjalankan fungsi tertentu seperti menciptakan daun, batang, bunga, dll dengan bantuan hormon giberelin dan sitokinin.
5. Hormon kalin yang berperan dalam membentuk organ tumbuhan berupa bunga yang terlihat pada gambar adalah...
Jawaban : A. Antokalin
Pembahasan : Antokalin sendiri adalah hormon yang membantu tumbuhan dalam merangsang pertumbuhan bunga dan buah.
Kalin berperan dalam pembentukan organ tumbuhan seperti akar, batang, dan daun. Hormon kalin mempunyai kerja yang spesifik tergantung pada organ yang dibentuknya. Rizokalin, hormon yang merangsang pembentukan akar tumbuhan. Kaulokalin, hormon yang merangsang pembentukan batang. Filokalin, hormon yang merangsang pembentukan daun. Antokalin, hormon yang berperan merangsang pembentukan bunga
6. Kecambah kacang hijau yang tumbuh dalam pot yang berisi tanah menunjukkan gejala sebagai berikut :
1. Batang tinggi, kurus, pucat
2. Daun sedikit berwarna pucat
Tanaman kacang tersebut kemungkinan kekurangan...
Jawaban : B. Cahaya
Pembahasan : Cahaya berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup.
Tanaman sangat membutuhkan cahaya matahari untuk fotosintesis
7. Untuk menghilangkan sifat kerdil secara genetik pada tumbuhan yang terlihat pada gambar dibutuhkan hormon...
Jawaban : D. Giberelin
Pembahasan : Hormon yang dibutuhkan untuk menghilangkan sifat kerdil pada tanaman adalah hormon giberelin. Pemberian hormon giberelin akan memacu tanaman yang kerdil untuk tumbuh. Hormon ini bermanfaat untuk pembesaran sel, untuk pertumbuhan batang, perkecambahan biji, pembentukan bunga, dominasi lateral, dan pembentukan buah tanpa biji.
8. Pernyataan mengenai cahaya dibawah ini benar, kecuali...
Jawaban : B. Cahaya mempercepat tumbuhan.
Pembahasan : Cahaya sangat besar artinya bagi tumbuhan, terutama karena perannya dalam kegiatan fisiologis seperti fotosintesis, respirasi, pertumbuhan serta pembungaan, pembukaan dan penutupan stomata, perkecambahan dan pertumbuhan tanaman. Cahaya merah dibutuhkan untuk proses fotosintesis. Spectra photosynthetically active radiation (PAR) yang berperan membangkitkan proses fotosintesis dan spectra infra merah (> 0,74 m) yang merupakan pengatur suhu udara. Cahaya dapat memperlambat proses pertumbuhan. Fitohormon auksin akan memperlambat pertumbuhan jika terkena cahaya matahari dan akan mempercepat pertumbuhan jika tidak terkena cahaya matahari. Tanpa cahaya tumbuhan mengalami etolasi (pemanjangan).
9. Peluruhan daun pada musim kering yang terlihat pada gambar disebabkan oleh hormon...
Jawaban : B. Asam absisat
Pembahasan : Asam absisat adalah hormon yang menghambat pertumbuhan. Hormon ini akan aktif ketika tumbuhan berada pada kondisi atau keadaan lingkungan yang kurang baik untuk tetap mempertahankan hidupnya. Oleh karena itu, asam absisat dapat membantu tumbuhan untuk mengatasi tekanan dari kondisi yang kurang baik. Terdapat pada berbagai organ tumbuhan, mulai dari tunas, daun, buah, biji, dan umbi. Contoh fungsi hormon ini adalah mengatur penuaan dan peranggasan daun atau peluruhan daun ketika musim kering.
10. Buah semangka tanpa biji setelah penyerbukan dapat diperoleh dengan memberikan hormon...
Jawaban : B. Giberelin
Pembahasan : Partenokarpi merupakan gejala terbentuknya buah tanpa melalui proses fertilisasi sehingga dihasilkan buah tanpa biji. Pembentukan buah tanpa biji pada buah semangka disebabkan oleh pemberian hormon giberelin. Fungsi hormon giberelin diantaranya : merangsang aktivitas kambium, menyebabkan tanaman lebih cepat berbunga, memperbesar ukuran buah dan tanaman, mempengaruhi perkembangan embrio, menghambat pembentukan biji, merangsang pembentukan saluran serbuk sari dan pembentukan bunga, dan mematahkan dormansi biji dan kuncup samping/ aksiler.






Komentar
Posting Komentar